Liburan Dadakan ke Curug Cigamea

Letaknya yang tak jauh dari kota Bogor membuat Curug Cigamea menjadi sasaran wisatawan untuk menghilangkan penat setelah bekerja bagai kuda. Tak sedikit wisatawan dari Jakarta juga mengunjungi tempat ini. Salah satunya adalah kami. Saya Ajy, Tatang, Ardo dan Maul sudah jauh-jauh hari merencanakan liburan ke Bandung.


Waktu itu liburan natal, karena kami adalah spesialis perencana liburan dadakan, maka semua pun tak terencana. Kami memilih curug Cigamea sebagai pilihan wisata juga pada saat hari H. Hari itu kami berkumpul di stasiun Bogor, hanya Maul yang tepat waktu, wajar karena dia ASN Kemhan. Lainnya satu-persatu datang hingga pukul 11.00. Ketika kami semua sudah berkumpul maka direncanakan lah hari itu mau kemana. Karena kami semua dari Jakarta menggunakan KRL, sehingga kami kebingungan untuk mencari kendaraan. Kami mengeluarkan HP kami dan mulai menelpon rental mobil di sekitar kota Bogor. Hampir semua tempat full booked alias not available. Tak habis cara kami mencoba Grab Rental, alhasil kami dapat seorang driver yang siap mengantar kami selama 8 jam. Tak usah ditanya berapa harganya, ini konsekuensi karena liburan dadakan.

Perjalanan menuju Curug Cigamea juga tidak singkat, karena sebelumnya kami berencana ke Curug yang agak jauh dari sana. Namun melihat kami hanya memiliki waktu yang tak banyak maka pilihannya jatuh kesana. Tiba di sana kami kelaparan, kami sholat dan langsung menuju warung makan untuk menyantap makan siang. Setelah itu kami langsung bersiap untuk turun menuju lokasi Curug nya, tak jauh dari parkiran. Setelah berjalan kurang lebih 1 km, akhirnya kami sampai juga di tempat air terjunnya. Karena liburan dadakan ini, makanya beberapa dari kami membeli celana pendek agar bisa berendam ria.

Rasa lelah di perjalanan hilang seketika saat berendam di kaki air terjun. Ada dua air terjun dan di sekitarnya ada monyet-monyet yang memantau kantong plastik berisi makanan. Airnya dingin sekali apalagi beberapa kali turun hujan yang semakin menambah kesegaran. Kami juga mengulur-ulur waktu walaupun sisa waktu Grab Rental semakin tipis. Setelah selesai bersenang-senang, kami bersiap kembali ke kota Bogor. Perjalanan pulang lebih singkat dengan rute yang berbeda. Sebelum kembali ke rumah masing-masing, kami menyempatkan makan malam bersama kawan lama kami di salah satu fast food restaurant di sekitar stasiun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *